Berbagi Sepiring Nasi

Spread the love

Saat perjalanan ke arah timur pulau Jawa, saya dan teman-teman mampir di warung Biru Daun Situbondo untuk menikmati makan siang. Ada pemandangan yang berbeda di warung itu. Ada beberapa tukang becak secara bergelombang datang untuk makan siang.

 

Saat berbincang-bincang dengan kepala koki, Supri, saya mencoba bertanya agar rasa penasaranku hilang. “Yang makan disini banyak tukang becak ya mas,” tutur saya. “Tukang becak setiap jum’at makan siang mas gratis. Programnya namanya Jum’at berkah. Ada sekitar 50 sampai 60 becak datang mulai habis jum’atan hingga jam tiga sore,” kata Supri lelaki asal Madiun yang sudah 11 tahun bekerja.

 

Berbagi bisa dilakukan oleh siapa saja. Jika anda pengusaha berikanlah hak-hak buruh selayaknya. Jika anda punya sedikit harta berbagilah dengan teman dekat dan orang-orang sekitarmu walaupun hanya sepiring nasi dan lauk. Karena dengan berbagi kita tak pernah rugi, justru doa-doa baik dan berkah mengalir pada kita dan usaha kita.

 

Warung yang dekat pinggir jalan ini ramai di kunjungi pembeli, selain tempatnya asyik harganya pun bersahabat. Jika anda lewat tidak ada salahnya mampir sambil menikmati pemandangan indah.

Oleh : Mahrawi

Dimuat dalam buletin Fides Et Actio edisi No.121, Juli thn 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *