Impian hidup Iyan…
Muhammad Mujianto, lahir di Surabaya 4 Maret 2004. Anak bungsu dari dua bersaudara ini sudah tidak lagi memiliki orang tua. Ibunya sudah meninggal semenjak Ia berumur 11 tahun, sedangkan ayahnya […]
Read more
Muhammad Mujianto, lahir di Surabaya 4 Maret 2004. Anak bungsu dari dua bersaudara ini sudah tidak lagi memiliki orang tua. Ibunya sudah meninggal semenjak Ia berumur 11 tahun, sedangkan ayahnya […]
Read more
Pada tanggal 21 Mei 2017 yang lalu, Pusat Pengembangan Sosial (PPS) – Yayasan Kasih Bangsa Surabaya mengadakan sarasehan dengan tema “Ketika Intoleransi Menista Bangsa”. Acara diadakan di sekretariat PPS Jl. […]
Read more
Aku tidak sabar menunggu sobatku yang satu ini. Cukup lama aku berdiri di depan gerbang RSUD. Begitu kelihatan wajahnya langsung kuhampiri dan kami berdua bergegas memasuki RSUD. Kami memasuki lorong-lorong […]
Read more
Pada saat pantang dan puasa banyak umat bertanya mereka harus pantang apa? Bagaimana cara berpuasa Katolik? Dan sebagainya. Bahkan ada umat yang mengolok orang mengapa tetap makan daging padahal pada […]
Read more
Pinggir jalan raya bagi sebagian orang tempat yang kurang menyenangkan. Lalu lalang sepeda motor, mobil dan asap kenalpot menjadi alasan utama. Tinggal di pinggir jalan raya juga bisa menimbulkan banyak […]
Read more
Tiga hari penuh cerita, begitulah yang dirasakan relawan YKBS dalam retreat 22-24 April 2017 yang diadakan di villa Sariwani, Sukapura, Probolinggo. Selain mengenal sosok Vinsensius lebih dalam, para relawan diajak […]
Read more
Kereta ekonomi Logawa jurusan Jember-Purwokerto telah mendekati Stasiun Madiun. Jarum jam menunjukkan pukul satu lewat sepuluh menit, siang. Udara terasa sangat gerah, AC kereta tidak mampu mengusir hawa panas. Penumpang […]
Read more
Para Romo dan dan segenap Pengurus YKBS mengucapkan “Selamat Paskah 2017”
Read more
Tadi saat di bandara aku makan di gerai KFC, ini bukan pamer atau bahkan promosi warung ayam goreng. Aku memilih makan disini, sebab rasa dan harga sama dengan di tempat […]
Read more
Sebenarnya kau punya pilihan hidup yang lebih baik. Kau juga pasti punya kesempatan hidup yang lebih layak. Tapi mengapa kau memilih hal yang sulit? Duduk diam mendengar celaan sambil menanti […]
Read more