Sudut Lain dari Belakang

Pocket


Berada di belakang adalah pilihan..
Tempat yang sulit dilihat orang lain, namun mudah melihat yang lain..
Tempat dimana ego harus dibuang..
Tempat yang sering dilupakan karna tak terlihat..
Berada di belakang membuat seseorang menjadi peduli dan sabar..

Menyenangkan ketika melihat teman-teman bercanda tawa, walau kadang terpikir mereka tertawa bukan bersama kita..
Dari belakang jadi lebih bisa mengawasi, memastikan orang-orang yang disayang benar-benar terjaga,
walau kadang rasa khawatir muncul saat belakang jatuh, dan tak ada yang tahu, entah apa yang terjadi nanti..

Mereka yang namanya sering dilupakan, namun yang paling tahu siapa yang berada di depannya.
Merekalah yang sering merasa kesepian, namun paling memahami arti kebersamaan dan pengorbanan kecil.
Peranannya seperti penata musik dalam pagelaran drama..
Tanpa disadari adalah penting, walau hanya selingan..

Hanya bisa dirasakan, bukan dilihat..
Begitu tenang… Begitu sepi…
Namun juga begitu penting..
Sulit untuk memilih sudut belakang..
Hanya mereka yang berteman sepi, dan besar oleh kepedulian..
Sudut Hitam…….
Sisi Belakang…….

dimuat dalam buletin Fides et Actio edisi No.62, Agustus 2015
Please follow and like us:
0

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: