Grand Reunion Temu Kaum Muda Vinsensian

Pocket

Temu Kaum Muda Vinsensian atau TKMV merupakan kegiatan yang diselenggarakan bagi kaum muda agar dapat mengasah kepedulian dan rasa solidaritas pada sesama yang menderita. TKMV pertama diadakan tahun 2002 dan rutin dilakukan tiap tahun hingga 2012 kemarin. Tak terasa kegiatan penyebaran semangat dan spiritualitas Santo Vinsensius ini sudah mendapat 10 angkatan dan dirasa perlu dikumpulkan kembali untuk melihat sejauh mana TKMV dapat benar-benar menjadi virus perubahan kepedulian  kaum muda.

Grand Reunion TKMV 2013 ini merupakan kegiatan mengumpulkan kembali para peserta yang sudah pernah mengikuti TKMV dalam sebuah pertemuan besar secara bersama. Diharapkan  agar mereka tetap bisa saling menjaga semangat kepedulian yang sudah mereka bangun di kegiatan TKMV sebelumnya. Tema besar yang diambil pada Grand Reunion TKMV 2013 adalah Sharing, Caring, Changing.
Acara yang dimulai tanggal 13 Oktober 2013 ini dibuka dengan misa yang dipimpin oleh Rm. Ignatius Suparno CM, Rm. Markus Rudy Hermawan CM, Rm. Emanuel Prasetyono CM, Rm. Yustinus Edi Purwanto CM dan Rm. Rafael Isharianto CM sebagai selebran utama. Setelah Misa dilanjutkan dengan In-Grouping agar para peserta mengenal satu sama lain hingga puncaknya adalah Sharing bagaimana pengalaman mereka ikut TKMV dulu dan pengaruh serta perubahan apa yang dirasakan setelahnya.
“Misa pembukaan Grand Reunion TKMV 2013”
Hari kedua dengan tema Caring diisi serangkaian kegiatan yang mengasah kepedulian setiap peserta. Mulai dari doa pagi dilanjutkan dengan Galery Walk yang menunjukkan karya yang dilakukan oleh tarekat/lembaga/komunitas yang juga merupakan peserta TKMV. Untuk merenungkan nilai-nilai Vinsensian apa yang peserta dapatkan dari acara tersebut, mereka diajak masuk pada sesi Mozaik Vinsensian dengan menempelkan lembaran yang bertuliskan nilai serta tokoh yang mereka hayati. Wow, dari lembaran puzzle yang ditempel ternyata membentuk gambar Santo Vinsensius yang kemudian dilanjutkan dengan acara Talk Show ringan untuk menjelaskan maksud mozaik tadi.

 
Semangat peserta memang tiada habisnya, kegiatan selanjutnya adalah olahraga gobak sodor yang berjalan sangat meriah dengan lagu dangdut yang mengiringi sampai penghujung acanya adalah Cultural Night. Sesi terakhir ini mengasah kreativitas kelompok yang dikumpulkan secara regio agar menunjukkan kesenian dari daerah asal mereka. Tidak lupa serangkaian acara hari kedua ditutup doa bersama di depan Gua Maria yang diterangi cahaya lilin-lilin kecil.
Tak terasa hari ketiga dengan tema Changing pun dibuka dengan mengucapkan semangat yang ingin dihayati sepanjang hari oleh tiap peserta. Fokus hari ini hendak mengajak para peserta untuk membuat perubahan baik bagi diri sendiri maupun komunitas dimana mereka berada. Peserta yang dikelompokkan berdasarkan regio diharapkan dapat membuat jejaring untuk dapat saling berkomunikasi dengan baik. Misa penutup pun dipimpim meriah oleh Rm. Gregorius Kukuh Nugroho CM, Rm. Sebastian Wawancara CM, Rm. Emanuel Prasetyono CM dan Rm. Rudy Hermawan CM sebagai selebran utama. semoga semangat Santo Vinsensius selalu tumbuh dan berkembang lewat kaum muda. Sampai bertemu lagi di TKMV 2014. J
* Hilda Yunita Wono *
Please follow and like us:
0

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: